Dunia dan Peradabannya

Malam hari di pekan UAS, masih seperti biasa, seperti malam-malam UAS yang sebelumnya, penuh dengan kepenatan. Tapi di malam ini nampak ada yang berbeda. Meja obrolan di sudut kantin sedang tidak ingin membicarakan mengenai padatnya UAS keenam bagi mahasiswa tahun ketiga. Malam itu, aku dan beberapa kawan sedang membahas berbagai hal, ngalor-ngidul tapi bukan tanpa makna.

Pembicaraan dimulai dari Lady Gaga hingga kebebasan beragama. Menyenangkan sekali hidup diantara orang-orang yang menghormati perbedaan. Di ujung obrolan, aku menyahut mengenai kisah duniaku ini. Kisah yang menunjukkan keadilan dari Sang Penguasa.

Singkatnya, seperti inilah obrolan malam itu…

Aku dan beberapa kawan itu mulai memikirkan sebenarnya siapa yang menguasai dunia ini? Adakah kelompok yang memang menguasai dunia ini sejak Adam pertama kali turun?

Peradaban awal manusia dimulai dari negeri ini, Indonesia. Banyak sekali peninggalan peradaban ini yang menunjukkan bahwa intelejensi manusia pertama kali lahir di tanah ini. Ya, setidaknya pada masa itu manusia di dataran Indonesia dan Asia sudah mulai mengenal teknologi macam kapak genggam hingga teknologi yang muncul pada masa megalitik. Bahkan, seorang profesor dari Oxford University menyatakan bahwa Indonesia adalah induk peradaban dunia. Professor Oppenheimer dikenal dengan teori Oppenheimer (sama dengan namanya) mengungkapkan bahwa induk peradaban manusia modern (Mesir, Mediterania dan Mesopotamia) adalah berasal dari tanah Melayu yang sering disebut dengan sunda land (Indonesia).

Asumsi selanjutnya adalah ketika peradaban mulai bergeser ke Jazirah Arab. Dalam masa ini, terdapat masa pencerahan yaitu turunnya agama di muka bumi. Diawali dengan turunnya ajaran Buddha di wilayah India  merupakan cikal bakal dari masa pencerahan rohani (setidaknya ini opini saya dan kawan-kawan). Tren kemudian bergeser hingga ke Jazirah Arab yang banyak sekali agama turun disana. Mulai dari Musa hingga Muhammad. Lembar peradaban baru pun telah dimulai.

Turunnya agama juga mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan.  Bangsa Arab pun melakukan kolonialisasi  terhadap bangsa lain, salah satunya melalui ilmu pengetahuan. Salah satu tokoh yang terkenal adalah Ibnu Sina yang merupakan seorang filsuf dan bisa dianggap ‘profesor’ pada masa itu. Hal ini juga mempengaruhi perkembangan ilmu pengetahuan yang muncul di tanah Eropa. Dan disinilah mulai terjadi pergeseran kembali.

Ilmu pengetahuan secara perlahan dikuasai oleh Eropa. Perkembangannya pun jauh lebih pesat ketimbang sebelumnya. Abad 12 hingga abad 13 merupakan abad pencerahan yang disini ilmu pengetahuan berkembang pesat di Eropa. Dalam masa ini Eropa mulai berubah dari kebudayaan tradisional menuju budaya ilmu pengetahuan.

Hingga akhirnya, di Eropa terdapat pergolakan yang juga diakibatkan dari perkembangan ilmu pengetahuan. Muncullah revolusi Inggris yang salah satu dampaknya adalah munculnya kolonisasi yang dilakukan negara-negara Eropa terhadap wilayah di Asia dan Afrika. Kali ini, peradaban sudah tidak lagi dikuasai oleh Timur. Hingga saat ini, peradaban masih dikuasai oleh Eropa dan Amerika. Istilah negara superpower dan negara dunia ketiga semakin menegaskan bahwa peradaban kali ini berpusat di Barat.

Sadarkah kita bahwa di dunia ini semua pernah menjadi penguasanya. Dari timur ke barat smeua pernah menjadi pusat peradaban. Pertanyaannya, apakah peradaban akan kembali ke timur lagi? Kalau iya kapankah itu?

Advertisements

3 thoughts on “Dunia dan Peradabannya

      1. gue rada kurang percaya selebaran yg ada di musholla-musholla… imam mahdi udah jadi bahan romantisasi, yang berujung sesat pikir.. #hasyek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s