Sejenak…

Mari kita duduk sejenak, sembari membicarakan hal-hal indah. Kau bisa bicarakan cita-citamu, aku bicara tentang mimpiku. Atau kita bisa melakukan hal sebaliknya.

Mari kita duduk sejenak, sambil menghirup aroma kopi. Kita bisa bercerita tentang masa lalu. Masa lalu yang menjadi kenangan. Masa lalu yang terpatri di otak dan hati. Masa lalu yang sayang kalau tidak dibagi.

Mari kita duduk sejenak, sambil menikmati angin yang berhembus. Tak perlu kita berucap. Kita hanya saling menatap diselingi dengan lirikan ke sekitar. Selang beberapa menit, tersirat senyum kecil dari bibir kita. Kita sama-sama tidak tahu apa yang membuat senyum itu ada.

Mari kita duduk sejenak, hidup tidak nikmat kalau hanya disia-siakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s