Dua Pekan Menyusuri Lombok

Oke, akhirnya saya kembali jalan-jalan lagi. Kali ini saya berkunjung ke Pulau Lombok. Berangkat tanggal 4 September dari Jakarta lewat jalur darat, pulang tanggal 17 September dari Bali lewat jalur udara menuju Bandung. Jadi, anggap saja kurang lebih dua minggu lah ya. Sebenarnya, ini adalah kunjungan keempat kalinya buat saya dan kedua kalinya di tahun 2013 #asyek, tapi yang istimewa dari kunjungan kali ini adalah benar-benar full jalan-jalan. Jadi, pastinya menyenangkan.

Mungkin dalam tulisan ini saya tidak akan berbelit-belit menceritakan tentang kunjungan maupun budget. Menurut saya hal itu bisa dilihat dan dicari dalam tulisan para pejalan lainnya. Satu hal yang paling ingin saya ceritakan adalah betapa sulitnya mencari transportasi umum di pulau ini. Berbeda sekali bila dibandingkan dengan sewaktu saya kesini pada tahun 2005. Mungkin, yang menyebabkan sedikitnya transportasi umum di sini adalah semakin banyaknya kendaraan pribadi. Bayangkan saja, untuk di sekedar berjalan-jalan di sekitar Kota Mataram, transportasi yang tersedia hanyalah ojek dan Taksi dan sangat jarang angkutan umum macam angkot maupun bus.

Akhirnya, kita memutuskan untuk menyewa motor saja untuk mempermudah perjalan kami mengelilingi Lombok. Tetapi, lagi-lagi untuk sekedar menyewa motor bukan lah hal yang mudah. Pertama-tama, banyak sekali tempat persewaan motor di sekitar Pantai Senggigi yang tidak menyewakan motornya untuk orang lokal (maksudnya disini adalah WNI). Mereka lebih percaya untuk menyewakan motornya kepada turis asing. Ya, mungkin karena beberapa alasan mereka menerapkan sistem seperti ini. Tetapi akhirnya kami mendapatkan tempat persewaan motor dan bisa berkeliling Lombok.

Mungkin segitu saja yang bisa saya ceritakan, selanjutnya biarkanlah gambar yang berbicara. Ohya, saya hanya berkunjung ke pantai-pantai yang ada di Lombok, termasuk Gili Trawangan, kalau untuk Gunung Rinjani saya tidak mengunjunginya.

Cahaya Tuhan. Sunset di Senggigi
Cahaya Tuhan. Sunset di Senggigi
Pantai Tanjung An
Pantai Tanjung An
Kolam terapit dua bukit
Kolam terapit dua bukit
Pasir merica di Pantai Seger
Pasir merica di Pantai Seger
Pantai Tiga, namanya emang begini.
Pantai Tiga, namanya emang begini.

Kalau untuk foto-foto di Gili Trawangan saya memang sengaja tidak mendokumentasikannya karena Gili Trawangan harus dinikmati secara langsung. Kurang enak kalau diceritakan melalui gambar dan tulisan. Satu jaminan dari saya, nggak akan menyesal kalau sudah ketemu pantai di Lombok dan menikmati Gili Trawangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s